Selamat Datang di Situs SMP Patria Dharma Selatpanjang - Kecamatan Tebing Tinggi - Kabupaten Kepulauan Meranti - Provinsi Riau

Rabu, 10 Agustus 2011

Peranan TI Dalam Kehidupan Sehari-hari


Ternyata banyak sekali manfaat Teknologi Informasi dalam kehidupan kita sehari-hari. Misalnya dalam bidang pendidikan, Dengan pendidikan dimungkinkan terjadinya penyebarluasan Teknologi Informasi dan transformasi ilmu pengetahuan untuk sektor-sektor pendidikan. Para siswa yang duduk di bangku sekolah dan mahasiswa juga terbantu dengan adanya internet dalam mengerjakan tugas sekolah atau tugas kuliah. Para mahasiswa dapat mencari bahan skripsi di internet atau para siswa mencari bahan tugas makalahnya di internet. Dengan adanya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di sekolah, para siswa dapat belajar dan memanfaatkan TIK dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan baik.

Manfaat TI tidak hanya pada bidang pendidikan saja, tetapi juga pada bidang ekonomi. TI dapat mendorong usaha kecil dan menengah pedesaan agar dapat mendapatkan nilai lebih serta menggerakan roda perekonomian desa. Manfaat TI lainnya dalam bidang E-education juga ada.
Peranan TIK dalam dunia pendidikan Manfaat TIK dalam bidang pendidikan antara lain :
·  Berbagi hasil penelitian, hasil penelitian yang dimuat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang laindisegala penjuru dunia dengan cepat.
·   Konsultasi dengan pakar, konsultasi dangan para ahli dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh.
·       Perpustakaan online, perpusatakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
·       Diskusi online, diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
·    Kelas online, aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka.

Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi pelajar antara lain :
·       Dapat mengakses informasi-informasi hasil penelitian orang lain
·       Memperoleh sumber ilmu pengetahuan dengan mudah
·       Akses ke para ahli lebih mudah karena tidak dibatasi jarak dan waktu
·       Materi pelajaran dapat disampaikan interaktif dan menarik
·       Melalui belajar jarak jauh dapat menghemat biaya dan waktu.

Keuntungan pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan bagi penyelenggara pendidikan antara lain :
·       Dapat berbagi hasil penelitian dengan lembaga pendidikan lain
·       Dapat memberi layanan lebih baik ke peserta didik
·       Dapat menjangkau peserta didik yang tempatnya sangat jauh
·       Melalui perpustakaan online, dapat menekan biaya untuk menyediakan buku.
·       Dapat saling berbagi sumber ilmu dengan institusi lain.

Pemanfaatan TIK dalam bidang bisnis/usaha
     Pemanfaatan TIK sangat membantu kelancaran komunikasi dalam bisnis. Fedex adalah salah satu perusahaan jasa kurir yang memanfaatkan sistem informasi untuk mengawasi sampai dimana barang yang dikirimkan melalui bantuan internet.
Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru antara lain internet banking, SMS banking, dan E-ommerce.
Internet banking  adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet. Transakasi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, pembayaran tagihan. Keuntungan internet banking bagi bank adalah bank dapat memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja. Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain :
a.       Menghemat waktu, karena tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi
b.      Menghemat biaya, karena transportasi menuju ke bank dapat dihilangkan.
c.       Lebih cepat, karena tidak perlu menunggu antrean yang banyak.

E-commerce Perdagangan elektronik (Electronic commerce) adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan internet.
Keuntungan perdagangan elektronik antara lain :                   

1.   Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
2.         Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
3.         Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
4.         Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.

Keuntungan yang diperoleh konsumen antara lain :
a.         Konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
b.        Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
c.         Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
d.        Konsumen dapat membeli barang yang di dalam negeri tidak ada.
e.         Harga barang lebih murah.

Peranan TIK dalam bidang pemerintahan E-government (electronic government)
Tujuan E-government adalah untuk meningkatkan hubungan pemerintah, dalam hal ini lembaga yang bersangkutan dengan pihak-pihak lain. Bentuk-bentuk hubungan pemerintahan dalam pemanfaatan TIK antara lain :
1.  G2C (government to citizen), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan masyarakat luas, misalnya melayanai kependudukan dan administrasi.
2.   G2B (government to business), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan duniausaha, misalnya pengurusan izin usaha, permintaan data statistik yang dibutuhkan pengusaha, dan sebagainya.
3.   G2G (government to government), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan lembaga pemerintah lain, departemen lain, pemerintah diatas atau dibawahnya, dan sebagainya.

Pemanfaatan TIK dalam bidang pemerintahan memiliki keuntungan antara lain :
1.  Meningkatkan layanan kepada masyarakat. Masyarakat dapat dilayani kapan saja tanpa harus menunggu kantor buka.
2.  Meningkatkan hubungan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat karena informasi mudah diperoleh.
3.  Tersedianya informasi yang mudah diakses masyarakat, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan yang benar dan dapat diberdayakan.
4.    Meningkatkan transparansi pemerintahan.

Peranan TIK dalam bidang masyarakat, Proses penggunaan teknologi informasi dan komunikasi merupakan dasar yang muncul dan dikenal sebagai Informatika Masyarakat. Masyarakat informatika melibatkan diri lebih dari sekedar pengadopsian teknologi informasi dan komunikasi di dalamnya, tetapi ikut dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi demi keuntungan masyarakat lokal. Masyarakat informatika tidak hanya menghadapkan teknologi, tetapi juga gagasan sosial yang dikenal sebagai modal sosial. Masyarakat informatika juga memperkenalkan dimensi baru ke dalam konsep pembagian masyarakat berdasarkan modal budaya dan kelas sosial yang menstratifikasi masyarakat.    
Sebagai satu bidang akademik, masyarakat informatika mengambil sumber daya dan partisipan dari serangkaian latar belakang, termasuk Ilmu Komputer, Manajemen, Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Perencanaan, Sosiologi, Pendidikan, Kebijakan Sosial, dan penelitian Pedesaan, Regional, dan Pembangunan. Sebagai suatu praktik, masyarakat informatika merupakan kepentingan bagi mereka yang perhatian dengan Pengembangan Masyarakat dan Ekonomi Lokal di Negara Berkembang maupun Maju dan memiliki hubungan dekat dengan mereka yang bekerja di bidang-bidang seperti Pembangunan Masyarakat, Pembangunan Ekonomi Masyarakat, Informatika Kesehatan Berbasis Masyarakat, Pendidikan Dewasa dan Lanjutan.
Masyarakat informatika adalah bagian dari struktur masyarakat di dunia yang muncul dan memiliki peran di sejumlah tingkat fundamental dalam masyarakat yang berkembang. Masyarakat informatika dapat dideskripsikan sebagai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk praktik masyarakat, yang didefinisikan oleh Glen (1993) sebagai Penyampaian Layanan Masyarakat, dan Tindakan Masyarakat. Khususnya, praktik masyarakat semakin dianggap fundamental untuk masalah-masalah sosial karena masyarakat di suatu tempat menghadapi dunia perdagangan modern yang kurang menjadi subyek negara/ bangsa. Komunikasi telah memainkan peranan penting dalam mengembangkan dan mempertahankan kesehjateraan masyarakat secara geografis sepanjang sejarah. Informatika Masyarakat adalah sebuah fenomena terkini pada masyarakat jaringan modern, dapat dilacak pada pemrakarsa komunikasi masyarakat akhir 1980 sampai awal 1990.
     
Sejak permulaan, tujuan utama teknologi masyarakat adalah untuk menggunakan prasarana, aplikasi, dan layanan informasi dan komunikasi untuk memberdayakan dan melestarikan modal sosial masyarakat lokal (jaringan, organisasi, kelompok, aktivitas, dan nilai yang mendasari kehidupan masyarakat).